![]() |
Ketua Hulubalang Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau Saat Menyampaikan Sambutan di Festival Lagu Melayu 2024. (Foto: Istimewa) |
BersamaKitaNews.com, Mandau - Dalam waktu dekat, Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau akan turun ke Kota Dumai untuk menghitamkan PT. Wilmar dan PT. Ganda Prabu Nusantara (GPN) diduga melecehkan Marwah Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/01/2025).
Hal tersebut langsung disampaikan oleh Handana selaku Ketua Hulubalang Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau, mengatakan bahwa kemarin Panglima Perdana Tameng Adat Provinsi Riau yaitu Datuk Tengku Hariyanto menghubungi saya.
"Kedua perusahaan yang berada di Kota Dumai tersebut telah mengkhianati dan mengabaikan keputusan bersama LAMR Kota Dumai. Kami dari Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau, siap turun untuk menghitamkan Kota Dumai dan terutama di Lokasi kedua Perusahaan tersebut beroperasi," kata Handana selaku Ketua Hulubalang Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau, Kepada Awak Media BersamaKitaNews.com Melalui Pesan WhatsApp, Kamis (30/01/2025) malam.
Lebih lanjutnya, kami sudah melakukan Koordinasi dengan anggota terkait informasi yang diterima dari Datuk Tengku Hariyanto melalui Via seluler kemarin terkait permasalahan yang terjadi.
"Seluruh anggota yang ada di Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau wajib turun tanpa terkecuali, karena ini merupakan Instruksi langsung dari Datuk Panglima Perdana Provinsi Riau," tegasnya.
Ditambahkannya, Kami juga menunggu informasi lanjutan dari Datuk Tengku Hariyanto kapan turun untuk menghitamkan Kota Dumai, terkhususnya lokasi dimana berdirinya kedua perusahaan tersebut.
"Intinya kami sudah siap, kapan saja mendapatkan informasi dari Datuk Panglima Perdana Tameng Adat LAMR Provinsi Riau langsung bergerak ke Kota Dumai dengan kekuatan penuh untuk menghitamkan kedua Perusahaan yang telah menghianati LAMR tersebut," pungkasnya.
(Maj/Bkn)